Site Overlay

Tips Sederhana dan Beberapa Cara Cepat Hamil di Usia 45 Tahun

Bagi wanita di usia 45 tahun, barangkali mendapatkan kehamilan sudah mulai dirasa cukup sulit. Mendekati usia lanjut, kondisi rahim sudah tidak lagi sesehat ketika masih muda. Wanita pun mulai mendekati masa menopause, sehingga kesuburan akan jauh berkurang. Penurunan masa kesuburan ini dimulai di sekitar usia 40 tahun, dan ini akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Walau demikian, ini bukan berarti bahwa wanita di usia tersebut tidak bisa mendapatkan momongan. Pasangan yang sudah lama berkeluarga masih tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan buah hati, dan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang kehamilan ini.

Yang pertama adalah menjaga kesehatan tubuh. Kesehatan tubuh menjadi salah satu faktor utama, dan ini tidak hanya untuk perempuan saja tapi juga untuk laki-laki. Pasangan suami istri benar-benar harus menjaga kesehatan fisik mereka dengan baik agar kesuburan organ reproduksi tetap terjaga. Salah satu yang bisa dilakukan tentu saja rajin berolahraga. Olahraga setidaknya 30 menit sehari menjadi upaya yang mudah dilakukan bersama. Ini akan menjaga metabolisme tubuh sekaligus mempersubur organ reproduksi. Selain itu, berat badan juga tetap harus dijaga karena obesitas mampu mempengaruhi kesehatan rahim. Dengan dipadukan diet atau pola makan yang sehat, ini menjadi cara yang tepat untuk dilakukan. Suplemen atau susu yang kaya akan protein dan asam folat bisa juga dikonsumsi.

Yang juga sangat penting adalah tentang kesehatan mental. Seringkali orang merasa bahwa kehamilan sepenuhnya dipengaruhi oleh kebugaran dan kondisi fisik. Ternyata, stress yang dialami bisa sangat berdampak pada kesuburan dan siklus yang ada di organ reproduksi. Tentu ini tidak mudah karena kehidupan berkeluarga memang dipenuhi dengan berbagai hal yang harus dipikirkan,. Tak jarang masalah pun hadir. Namun, ini semua perlu dilalui dengan kepala dingin dan jangan sampai berujung pada stress. Ditambah lagi, wanita perlu menghindari alkohol dan juga rokok karena zat yang terkandung dalam dua hal ini bisa sangat merusak kesehatan organ reproduksi.

 

Karena faktor usia, memang tak bisa dipungkiri bahwa kondisi fisik tentu sudah berbeda. Dalam hal ini, ada baiknya bila melakukan konsultasi dan pengecekan di dokter kandungan. Cara ini menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa kondisi rahim tetap sehat. Cara ini juga penting untuk memastikan peluang kehamilan yang masih ada serta untuk mengetahui sekiranya ada masalah yang terjadi. Dokter bisa memberikan diagnosis dan rekomendasi yang tepat untuk mempertinggi peluang kehamilan.