Site Overlay

Kemampuan Luar Biasa Akuntansi Forensik

Bidang akuntansi forensik sempat menjadi perbincangan hangat di Indonesia karena sebuah kejadian di tahun 1997. Pada saat itu Indonesia ingin menangani krisis dengan pinjaman dari bank dunia. Dari keinginan ini bank dunia memberikan persyaratan untuk melakukan audit pada bank di Indonesia. Hasilnya ternyata buruk karena bank ini telah melebihkan pernyataan aset mereka dalam kisaran 28% hingga 75%. Dan mengurangi pernyataan kewajiban mereka dalam kisaran 3% sampai 33%. Hal ini pada akhirnya memperburuk ekonomi Indonesia. Selain dari kasus besar ini ada kasus Bank Bali dan Bank Century yang juga berhasil diungkap dengan strategi ini. Ini menunjukkan bahwa akuntansi forensik sebenarnya merupakan salah satu jalan untuk melakukan audit investigasi pada berbagai badan usaha.

 

Pengertian Akuntansi Forensik

Kepala editor Jurnal Akuntansi Forensik (JFA), D Larry Crumbley menyatakan secara sederhana bahwa akuntansi jenis ini melakukan audit untuk tujuan hukum. Hasil dari audit harus dapat bertahan selama berbagai proses untuk tinjauan dan untuk mengadili instansi yang di dalamnya ditemukan kecurangan. Merriam Webster juga menyatakan hal serupa yaitu penggunaan akuntansi untuk kepentingan hukum. Berdasarkan dua pendapat ini cukup jelas bahwa akuntansi jenis ini merupakan arah penggunaan ilmu akuntansi untuk melakukan audit dan investigasi untuk menemukan tindak kejahatan atau kecurangan yang nantinya akan dipertanggungjawabkan melalui fasilitas penyelesaian sengketa.

pxhere.com

Proses penyelidikan ini bisa berbeda untuk setiap lembaga dan melibatkan berbagai pihak yang berbeda. Biasanya tindakan penyelidikan baru akan diambil ketika terdapat dugaan atau pelaporan dan bukti dasar adanya kecurangan pada sebuah lembaga. Lembaga tersebut kemudian diaudit oleh bagian keuangan yang berwenang untuk menyelesaikan permasalahan dan dilanjutkan dengan penyelidikan. Kecurangan yang ditemukan kemudian akan diangkat menjadi sengketa yang pada akhirnya akan diselesaikan melalui badan peradilan yang sesuai dengan situasi kecurangan. Para akuntan yang bekerja di berbagai badan penegak hukum seperti BPK, KPK, BPKP dan instansi lain di Indonesia memiliki kemampuan ini.

 

Tindakan dan Pembagian Akuntansi Forensik

Akuntan dengan kemampuan ini akan memiliki pengetahuan mengenai hukum dan dengan dasar pengetahuan ini mereka akan memberikan pendapat dan bukti di pengadilan. Akuntan lain yang memiliki kemampuan serupa bergerak di luar hukum untuk mencari penyelesaian pada sengketa melalui pembentukan rumusan pembayaran ganti rugi dan menghitung penalti pelanggaran kontrak.

 

Akuntansi forensik memiliki dua bagian yaitu jasa penyelidikan yang bertugas untuk

  • Melakukan pengarahan pada pemeriksaan penipuan
  • Sebagai auditor untuk sebuah investigasi
  • Mencegah terjadinya penipuan

Kemudian jenis akuntansi forensik litigasi dengan tugas

  • Mewakili seseorang dalam pemeriksaan dan tindakan hukum
  • Memberikan bantuan untuk membuat penilaian pada kasus yang membutuhkan penetapan nilai.
  • Membantu menyelesaikan sengketa antara auditor dan orang yang di audit.

Setiap bagian dari akuntansi investigasi akan memiliki pemahaman mengenai hukum dan proses hukum.

pxhere.com

Di Indonesia akuntansi jenis ini sudah mulai digunakan semenjak krisis di Indonesia. Sistem kinerja audit dan penyelidikan dari bidang ini sudah diterapkan di berbagai tempat dan telah mengungkapkan berbagai kasus. Indonesia pada saat ini masih berada pada kondisi tertinggal dalam hal perkembangan kemajuan akuntansi jenis forensik sebagai bidang ilmu. Memang secara penggunaan pada saat ini di Indonesia sudah ada banyak kemajuan disbanding masa lalu tapi ada beberapa negara yang dengan sengaja mengembangkan kemampuan akuntansi ini dengan menerapkan SOP investigasi yang diakui secara nasional. Pada saat ini Indonesia masih belum berada pada titik itu namun melihat prospeknya akan banyak kesempatan bagi bidang ini untuk berkembang.

 

Beberapa tahun lalu peminat untuk bidang ilmu ini masih sedikit dan cenderung diabaikan oleh berbagai akademisi akuntansi bahkan di tempat-tempat yang terkenal dengan mutu pendidikan akuntansi mereka. Pada saat ini hal tersebut bisa dikatakan relatif sama walaupun sudah banyak kasus yang berhasil diungkap dengan menggunakan metode ini. Hanya kantor akuntan besar yang memiliki kemampuan untuk melakukan aktifitas forensik atau setidaknya memiliki korespondensi dengan kantor yang memiliki kemampuan tersebut. Alasan untuk kekurangan minat ini pada umumnya merupakan masalah pasar. Bidang ini dianggap sebagai hal yang baru di Indonesia. Sebagian besar perusahaan dan instansi di Indonesia juga tidak menginginkan keberadaan orang seperti ini dalam instansi mereka. Alasan ini telah menjadi permasalahan perkembangan bidang ini di Indonesia.

pxhere.com

Kecurangan pembukuan yang semakin berkembang membuat bidang ilmu ini memiliki daya tarik tersendiri untuk dipelajari terutama di Indonesia. Kondisi yang tidak diminati disertai dengan kelangkaan ahli di bidang ilmu ini membuatnya seperti sebuah lahan yang menunggu untuk digarap. Banyak keahlian yang bisa didapatkan dari kemampuan ini seperti.

 

  • Kemampuan untuk mengetahui kejanggalan laporan.
  • Pola pikir kritis dalam membedakan opini dan fakta
  • Menyelesaikan masalah yang tidak mengikuti struktur tertentu.
  • Kemampuan untuk bergerak tanpa panduan dan prosedur.
  • Kemampuan untuk menemukan hal yang tidak ada
  • Kemampuan komunikasi efektif lisan
  • Kemampuan komunikasi efektif tertulis
  • Pengetahuan hukum
  • Sikap yang tenang di bawah tekanan.

 

Ini hanya merupakan gambaran dasar dari kemampuan ahli akuntansi forensik. Sementara pengembangan dari kemampuan ini akan membuat akuntan menjadi orang yang sangat cakap di bidangnya dan berbagai bidang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *